Beberapa hari yang lalu, orang tuaku mudik ke kampoeng halaman di Bondowoso menjenguk bude yang sakit keras dan akhirnya meninggal dunia dengan tenang. Inna lillaahi wa inna ilahi roji’uun. Seperti biasa saat sampai di rumah sudah ada oleh-oleh di tangannya. Tape singkong Bondowoso yang terkenal itu. Ingat, dibaca seperti apa adanya bukan seperti kita membaca tape recorder. Rasanya oke punya. Seperti biasa pula tape kumakan bersama dengan temanku. Gak enak makan sendirian. Dan seperti biasa lagi, Di bungkus tape itu tertulis label merek toko penjualnya...